Sebagai lanjutan dari materi yang baru saya dapat saya akan membahas hal-hal sebagai berikut:
- KEMAMPUAN AFEKTIF
2. PSIKOMOTORIK
Motorik: gerak fisik
Kesimpulannya: proses berfikir itu akan mengetahui kemampuan aku/saya. Dengan berfilsafat kita akan
mempelajari secara bersungguh-sungguh adanya kebenaran. Kemudian filsafat mengantarkan manusia untuk berfikir, bersikap, berlaksana dan mengambil keputusan itulah yang mendasarkan kita untuk berfikir benar.
Hakekat manusia: 1. Motivasi
2. Mau memberi nasehat itu keluar dari hakekat manusia.
3. Tidak mau diberi nasehat, tetapi tetap kita memiliki hak untuk memberi nasehat. hal itu membuat kita pintar.
Kebenaran terdiri dari:
1. KEBENARAN AGAMA: mutlak karena bukan dari manusia tetapi dari alloh. Artinya kebenaran agama disamping mutlak juga sempurna tidak dapat diungkit-ungkit lagi.
Kesimpulannya:
1. Kebenaran agama mutlak
2. Kebenaran agama diterima berdasarkan kepercayaan.
3. Kebenaran agama boleh menafsirkan tetapi tidak boleh menolak kebenaran yang ada di dalam agama tersebut.
4. Agama tidak tertutup untuk manusia.
5. Agama sebagai kebenaran mutlak bersifat apriori tidak perlu diujin kebenarannya, harus berdasarkan hasil uji ilmiah, ujiannya itu bersifat ilmiah.
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar