Appril 18 th, 2011 at 9.03 am
Berdasarkan hasil dari yang sudah saya pelajari, secara psikologi hakekat manusia itu di ciptakan dari dua substansi yaitu: roh dan jiwa. Apabila salah 1 diantaranya terpisah maka secara otomatis tidak akan berguna lagi. Dalam hal ini disebut Human Resesion managemen / sumber manusianya yang bernilai. Berfilsafat berarti berfikir masa kini bukan masa lalu. Berdasarkan QS. AL- hujurot: 12 memesankan kepada kita bahwa ketika kita berijtihad sesuatu yang pernah kita hukumi itu jangan mengadu kepada orang lain. Untuk mendapatkan sebuah kebenaran kita harus bertaqlid. Contohnya:
1. Menentukan jumlah rokaat dalam sholat tarawih.
2. Hukum bersentuhan antara laki-laki dan perempuan.
Maksudnya, kita bisa memperoleh kebenaran dengan berfikir. Kesimpulannya, kebenaran itu pemilik tunggalnya adalah allah swt. Sedagkan kebenaran nanusia itu bersifat nisbi. Untuk logika berfikir terhadap manusia faktor terpentingnya adalah persatuan.Contohnya dalam hal menata kembali persatuan manusia khususnya pembentukan alam semesta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar